Skip to Content
Loading...
La Muhuri
La Muhuri
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Indeks Desa 2025: Gambaran Potensi dan Perkembangan Desa Kamosope

Desa Kamosope, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus berupaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pe

 

Indeks Desa 2025: Gambaran Potensi dan Perkembangan Desa Kamosope

Desa Kamosope Terus Berbenah Menuju Desa yang Maju dan Berkembang

Desa Kamosope, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus berupaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut tergambar dalam hasil pendataan Indeks Desa Tahun 2025 (IDM) yang memuat berbagai kondisi dan potensi Desa Kamosope.

Berdasarkan data pendataan, Desa Kamosope memiliki 518 jiwa penduduk, terdiri atas 258 laki-laki dan 260 perempuan, dengan jumlah 162 kepala keluarga. Sebagian besar wilayah Desa Kamosope merupakan wilayah pesisir dan memiliki wilayah yang berbatasan dengan laut.

Tata Kelola Pemerintahan Desa

Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Desa Kamosope telah melaksanakan berbagai administrasi desa, mulai dari administrasi umum, kependudukan, keuangan, hingga administrasi pembangunan. Desa juga telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan masyarakat serta melaksanakan kegiatan pemberdayaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Musyawarah Desa menjadi salah satu bagian penting dalam proses perencanaan dan pembangunan. Berdasarkan pendataan, dalam satu tahun terakhir telah dilaksanakan musyawarah desa dengan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Usulan masyarakat, termasuk dari kelompok perempuan dan kelompok masyarakat lainnya, juga tercatat telah diakomodasi dalam proses perencanaan desa.

Pendidikan dan Kesehatan

Di bidang pendidikan, Desa Kamosope memiliki fasilitas PAUD/TK dan satu sekolah dasar. Data menunjukkan bahwa angka partisipasi murni anak usia 3–6 tahun, 7–12 tahun, 13–15 tahun, serta 16–18 tahun yang tercatat bersekolah masing-masing mencapai 100 persen.

Untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA/SMK, fasilitas pendidikan tersebut belum tersedia di dalam desa sehingga masyarakat mengakses fasilitas pendidikan di luar desa.

Pada bidang kesehatan, Desa Kamosope memiliki fasilitas kesehatan berupa Pustu/Poskesdes/Polindes dan kegiatan Posyandu. Akses terhadap sarana kesehatan juga didukung oleh berbagai pilihan transportasi yang dapat digunakan masyarakat.

Penguatan Ekonomi Desa

Potensi ekonomi menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan Desa Kamosope. Data Indeks Desa mencatat adanya produk unggulan desa, aktivitas ekonomi masyarakat, pasar, pertokoan, kedai atau rumah makan, serta keberadaan UMKM.

Desa Kamosope juga memiliki BUM Desa yang berstatus aktif. Selain itu, pada tahun 2024 tercatat Dana Desa sebesar Rp973.429.000, dengan Rp38.200.000 di antaranya disertakan sebagai modal BUM Desa.
Potensi tersebut menjadi modal penting untuk terus mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas desa, serta membuka peluang usaha baru yang sesuai dengan potensi lokal.

Gotong Royong dan Kearifan Lokal

Kehidupan sosial masyarakat Desa Kamosope juga ditandai dengan keberadaan kearifan lokal dan kegiatan gotong royong. Data mencatat bahwa masyarakat masih memiliki kearifan budaya berupa adat Muna, termasuk adat istiadat dalam pelaksanaan pernikahan.

Kegiatan gotong royong juga berlangsung dalam berbagai bidang, meliputi gotong royong sosial, lingkungan, dan ekonomi. Hal ini menunjukkan pentingnya kebersamaan masyarakat sebagai bagian dari kekuatan sosial desa.

Potensi Lingkungan dan Wilayah Pesisir

Sebagai desa dengan karakter wilayah pesisir, Kamosope memiliki potensi alam berupa pantai dan pegunungan. Upaya menjaga dan melestarikan potensi tersebut dilakukan melalui perawatan dan pengawasan lingkungan.

Dari sisi lingkungan, seluruh rumah yang tercatat dalam pendataan telah memiliki akses jamban, dengan jumlah 136 rumah yang memiliki jamban individu. Ketersediaan dan kepemilikan jamban tercatat mencapai 100 persen.

Infrastruktur dan Aksesibilitas

Dalam bidang aksesibilitas, seluruh 136 rumah yang tercatat telah memperoleh akses listrik, dengan pelayanan listrik tercatat mencapai 100 persen. Desa juga memiliki akses terhadap jaringan telekomunikasi dan internet di sebagian besar wilayahnya.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur dasar di Desa Kamosope terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat.

Menuju Desa yang Lebih Maju

Pendataan Indeks Desa Tahun 2025 memberikan gambaran mengenai kondisi, potensi, serta berbagai aspek pembangunan di Desa Kamosope. Data tersebut dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan desa ke depan.

Dengan dukungan pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, serta partisipasi seluruh masyarakat, Desa Kamosope diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat perekonomian masyarakat, menjaga lingkungan dan budaya lokal, serta mengembangkan berbagai potensi desa.

Desa Kamosope — Bersama Membangun Desa, Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Sejahtera.

Lihat selengkapnya.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?